BREBES – Kondisi memprihatinkan terjadi di SMP Negeri 1 Salem. Dua ruang kelas dilaporkan mengalami kerusakan parah pada bagian atap hingga nyaris roboh dan membahayakan keselamatan siswa.
Kerusakan tersebut terjadi pada ruang kelas 7. Rangka atap yang sudah lapuk membuat genting rawan jatuh, sehingga kegiatan belajar mengajar tidak lagi aman jika tetap digunakan.
Demi menghindari risiko yang lebih besar, pihak sekolah mengambil langkah darurat dengan menurunkan genting dari atap yang rusak. Tindakan itu dilakukan agar tidak membahayakan siswa saat proses pembelajaran berlangsung.
Plt Kepala SMP Negeri 1 Salem, M Shomad, mengatakan keputusan tersebut diambil karena kondisi atap sudah sangat mengkhawatirkan.

“Kami terpaksa menurunkan genting karena kondisinya sudah membahayakan. Keselamatan siswa menjadi prioritas,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).
Menurutnya, ada dua ruang kelas yang terdampak kerusakan cukup parah. Jika tidak segera diamankan, dikhawatirkan atap bisa roboh sewaktu-waktu.
Untuk sementara, proses belajar mengajar dialihkan ke ruang laboratorium dan perpustakaan sekolah. Meski tidak ideal, langkah itu dinilai paling aman agar kegiatan belajar tetap berjalan.
Pihak sekolah juga telah mengirimkan surat resmi ke Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Brebes untuk meminta penanganan.

Kepala Bidang Pembinaan Dikdas Dindikpora Brebes, Aditya Perdana SE, M.Si, membenarkan pihaknya telah menerima surat dari sekolah tersebut.
“Surat dari sekolah sudah kami terima. Perbaikan sudah kami usulkan masuk perencanaan tahun 2027 sesuai mekanisme anggaran,” kata Aditya.
Kondisi ini menambah daftar pekerjaan rumah sektor pendidikan di Brebes. Di tengah komitmen perbaikan sarana sekolah yang digaungkan Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, keselamatan siswa di ruang kelas menjadi perhatian yang tak bisa ditunda.(*)
You cannot copy content of this page
No Comments