Sindiran Pedas untuk Bupati Brebes: Warisan Itu dari Papihmu Sendiri!

2 minutes reading
Sunday, 28 Sep 2025 18:55 0 80 pemalinews@gmail.com

BREBES – Retorika “warisan” yang kembali digaungkan Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menuai sindiran pedas. Bupati sebelumnya menyinggung bahwa sejak dilantik dirinya menerima banyak beban, mulai dari jalan rusak hingga kantor bupati yang ambruk.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam unggahan Facebook pribadinya, sekaligus saat menyerahkan 300 paket sembako program Wardoyo kepada warga Tembongraja, Kecamatan Salem.

Namun, ucapannya langsung dikritik keras oleh Anom Panuluh dari Rumah Rakyat Indonesia Kabupaten Brebes.

“Seolah-olah Brebes baru dimulai sejak Paramitha dilantik. Padahal sumpah jabatan adalah ikrar menerima keadaan Brebes apa adanya, bukan alasan untuk mengeluh,” kata Anom.

Menurutnya, narasi menyalahkan masa lalu hanya akan membuat rakyat jenuh. Pemimpin, tegasnya, seharusnya menghadirkan solusi, bukan sekadar alasan.

“Kalau terus-menerus menyalahkan pemerintahan sebelumnya, publik hanya akan disuguhi alasan, bukan solusi,” ujarnya.

Anom bahkan mengingatkan, retorika “warisan” justru berpotensi mempermalukan keluarga politik Bupati sendiri. Sebab, sebelum Paramitha, Brebes dipimpin Idza Priyanti yang diusung PDIP di bawah kendali Indra Kusuma ayah Bupati saat ini. Bahkan Indra gagal menyelesaikan dua periode kepemimpinan karena tersandung kasus korupsi.

“Kalau mau bicara warisan, itu sejatinya warisan dari Papihnya sendiri. Retorika semacam ini kontraproduktif, karena pemimpin yang terus membuka aib politik keluarganya hanya menunjukkan kegagalan berbakti pada orang tua sekaligus kegagalan memahami makna kepemimpinan,” tegas Anom.

Ia menekankan, masyarakat Brebes butuh kerja nyata, bukan cerita masa lalu.

“Jalan rusak, kantor ambruk, kemiskinan, pendidikan yang tertinggal semua itu tidak akan selesai dengan retorika warisan. Jika Bupati terus berlindung di balik alasan, ia hanya akan dikenang sebagai pemimpin yang pandai mengeluh,” pungkasnya.(*)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Comments

No comments to show.

You cannot copy content of this page